• Twitter
  • Buzz
  • Facebook

Faktor Ekonomi lalu bunuh diri..

Sebelum kuliah jam 07.oo wib hari ini, saya menyempatkan diri mendengar radio. Nah kebetulan
channel yang saya dengerkan membahas mengenai angka bunuh diri :-& di Indonesia saat ini yang meningkat , salah satu alasan ialah karena faktor ekonomi.. Apakah benar demikian jika bunuh diri karena kekurangan ekonomi kian populer ?? Ataukah ada faktor lain yang menjadikan bunuh diri sebagai trendsetter?:-S Apa mereka kurang memahami tentang agama " yang melarang seseorang melakukan bunuh diri ".. Lah terus kenapa ada yang bunuh diri..

Tanya Kenapa ?

11 comments:

Yusuf Alam Romadhon said...

tahu kenapa? karena belum ketemu mas Andi BAgus Ruhendra kalee... coba kalo udah pernah ketemu... bakal laen ceritanya...

Iko said...

Serem juga yaa kalo gitu, dimana masyarakat kita saat ini banyak yang bermasalah dengan ekonomi, kalo hal sprt itu yang jadi masalah, pasti akan banyak korban bunuh diri di Indonesia... :(

tatari said...

tanya kenapa????
males ah..ngapain juga mikirin yg bunuh diri..
mikirin mas keanu reeves ato om richard gere aja, ganteng !!!
hihihihi

Septian said...

salah satunya mungkin ekonomi,tapi kemungkinan karena stress karena kuliah juga bisa, makanya kita ga boleh stres2, hehehe

pojok-it said...

Emang ... pikiran orang-orang dah pada dangkal. Ditambah lagi kurang iman. Mudah-mudahan kita gak sperti itu ...

raja blogger said...

mungkin bunuh diri gara2 ngga bisa nge-blog yah? hehehe! komen paling ngga mutu sedunia :)

agung k said...

kalau saja mereka tahu betapa sakitnya bunuh diri pasti bakalan ga jadi bunuh diri kali ye, boleh kok kalau mau tukeran links

artja said...

repotnya lagi, kadang orang bunuh diri pake ngajak-ngajak orang lain segala. liat aja yg di malang itu, empat anaknya disuruh minum racun dulu, sebelum dia sendiri bunuh diri. btw, para pemimpin kita tahu nggak ya, kalau rakyatnya banyak yang bunuh diri karena ekonomi?

finkz said...

kenapa? karena mereka ga tau apa tujuan, tugas, fungsi, dan peran hidup mereka.. :)

Mashuri said...

Bunuh diri atau kematian yang diperbuat oleh korban sendiri secara sengaja disebabkan multifaktor bio-psiko-sosio-kultural.Sangat jarang bunuh diri disebabkan oleh alasan tunggal.

Meski banyak faktor pemicu, depresi merupakan diagnosis yang paling sering dibuat dokter pada kasus bunuh diri.

Sebelum sampai pada tindakan bunuh diri itu sendiri, korban melalui proses, mula-mula pengungkapan niat. Lalu, dia akan mencari cara bunuh diri. Dan yang tahap kritis adalah ditemui rencana matang dan siap untuk melakukan bunuh diri (misal sudah menyangkutkan lehernya ditali yang tergantung).

Pertolongan yang dapat diberikan (preventif) melalui tahap-tahap tersebut.

Aileena S.C.R.E.C said...

wedew banyak yang gak punya mental dan gak punya mimpi! masa cuma gara2 ekonomi pake cara kilat bunuh diri....emank setelah mati masalah langsung beres apa!

Post a Comment

Assalamualaikum

1. Ucapkan Basmallah
2. Silahkan menuliskan komentar pada artikel cempluk di kotak yang tersedia dengan hati berseri seri dan senyum mengembang (kiri 2 cm kanan 2 cm).
3. Setelah selesai menulis komentar baca Hamdalah. Silahkan klik post comment..
4. Selesai !!! cempluk mengucapkan terima kasih atas komentar mbak, mas yang telah merelakan waktu nya menulis komentar ini.
5. Jangan sungkan dan lupa tuk balik lagi yah di artikel cempluk berikut nya

Wassalamualaikum


Salam Perjuangan,

Cempluk
http://andibagus.blogspot.com