• Twitter
  • Buzz
  • Facebook

Dinamika Stress Manusia

Stres adalah semua perubahan yang memerlukan penyesuaian serta penyelesaian.

Jenis stres

a.Fisik disebut stres organobiologis
b.Jiwa disebut stres psikososial
c.Sosial disebut stres psikososial









Kepribadian yang sudah matang atau stabil bisa timbul stres. Stres tiap individu beda-beda, tgt : umur, sex, kepribadian, intelegensia, status sosial/ pekerjaan


Sumber stres
  • Frustrasi : mempunyai satu tujuan tetapi terhalang
  • Konflik : ada 3 pilihan
  1. konflik pendekatan ganda
  2. konflik penolakan ganda
  3. konflik pendekatan-penolakan
  • Tekanan : dapat dari luar / dari dalam
  • Krisis : dapat akut pada satu orang maupun pada satu kelompok

Krisis adalah satu keadaan dimana seseorang berada dalam suatu keadaan mendekati nilai ambang frustrasi, dan bila melaluinya dengan baik akan menjadi lebih matang tetapi bila tidak akan memperburuk keadaan jiwanya.

contoh :
perorangan : bangkrut
kelompok : tsunami Aceh

Nilai Ambang Frustasi

Nilai ambang frustrasi adalah kekuatan maksimal jiwa seseorang untuk menahan beberapa beban jiwa sekaligus ( egostrength ).

Kekuatan ego tergantung pada faktor:
  • genetik ( rapuh)
  • kematangan & ciri kepribadian
  • pola fikir
  • keimanan
Penyebab stres ( stresor ) itu

Stresor dari luar, antara lain :
  • perceraian
  • masukpenjara
  • dipecat dari pekerjaan
  • kematian keluarga dekat
  • perubahan keuangan

Stresor dari dalam, antara lain :

  • cita - cita yang terlalu tinggi hingga akhir nya tak satupun dari cita - cita itu terealisasi.
  • Berprasangka terhadap orang lain maupun diri sendiri akan suatu hal.
  • Target yang terlalu kaku bisa menganiaya diri.

Kesimpulan

  • Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia, tanpa stres maka manusia bisa mati.
  • Stres merupakan reaksi tubuh untuk penyesuaian.
  • Stres dibagi menjadi 2 kategori :
  1. eustress - stress yang baik - berarti manusia tersebut memiliki kepribadian yang matang. contoh : mendisiplinkan anak
  2. distress - stress yang buruk - manusia bisa mengalami gangguan jiwa akibat stress ini dan distres yang berkepanjangan bisa membunuh ( stroke, infark, kanker ). contoh : iritable, lelah tanpa sebab, palpitasi, gangguan tidur.
wawasan keilmuan ini didapat dari Ibu Nining Febriyana dan Marlina S. Mahajudin
design picture by
cempluk